Tuesday, 31 July 2012

tentang ibu..:'(


‎"Ibu itu adalah pembohong"

Seorang ibu dlm hidupnya membuat kebohongan.

1. Saat makan, jika makanan kurang, Ia akan memberikan makanan itu kpd anaknya dan berkata, "Cepatlah makan, ibu tdk lapar."

2. Wkt makan, Ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, "ibu tdk suka daging, makanlah, nak.."

3. Tengah mlm saat dia sdg menjaga anaknya yg sakit, Ia berkata,"Istirahatlah nak, ibu msh blm ngantuk.."

4. Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang untuk ibu. Ia berkata, "Simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang."

5. Saat anak sdh sukses, menjemput ibunya utk tinggal di rumah besar, Ia lantas berkata, "Rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tggl di sana."

Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya akan menangis, ttp ibu msh bs tersenyum sambil berkata, "Jangan menangis, ibu tidak apa apa." Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat ibu.

Tidak peduli sebrp kaya kita, seberapa dewasanya kita, ibu slalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tp tdk prnh membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.

Smoga smua anak di dunia ini bs menghargai setiap kebohongan seorang ibu....karena beliaulah malaikat nyata yg dikirim TUHAN untuk menjaga kita..

Rositah bt Awang..<3 u mom..

Tazkirah : 3 Golongan di sisi Allah


Allah s.w.t. cinta kepada tiga golongan dan tiga golongan dari mereka lebih dicintai iaitu:


>Allah s.w.t. kasih kepada orang yang bertaqwa dan kepada pemuda yang taqwa lebih dikasihi.
>Allah s.w.t. kasih kepada orang miskin, tetapi orang miskin yang memiliki budi pekerti mulia lebih dicintai.
>Allah s.w.t. kasih kepada orang yang tawadhu'(merendahkan diri) dan kepada orang kaya yang tawadhu' lebih dikasihi.

Rasulullah s.a.w. juga bersabda:” Sesungguhnya Allah s.w.t. membenci tiga golongan tetapi benciNya kepada tiga golongan dari mereka lebih berat iaitu:

>Allah SWT membenci orang fasiq tetapi lebih dibenci adalah orang tua yang fasiq.
>Allah SWT membenci orang yang kikir(kedekut)tetapi lebih dibenci adalah orang kaya yang kikir/kedekut.
>Allah SWT membenci orang yang sombong tetapi lebih dibenci adalah orang miskin yang sombong.

Monday, 30 July 2012

Salam Si Perindu


Ku mengharapkan Ramadhan kali ini penuh makna,
apa yang ku dapat hanya lah kekosongan di jiwa,
hadirnya kau pelengkap suasana,
hilangnya kau hanya tinggal di minda

Ku susuri jalan-jalan berliku,
yang penuh duri dan batu,
hilangnya arah tanpa dirimu,
ibarat berseorangan di dalam salju

Di tepi pantai yang indah,
ku duduk seorang diri,
dulu hari-hariku bagai tiada penyudah,
kian kelam dari hari ke hari

Di dalam kepekatan malam,
termenung aku di halaman rindu,
selalu bibirku terucap salam,
yang tinggal kuan hati yang sendu

Deru angin yang semalam,
Melujur laluan,
makin hari makin dalam,
kerna diselubungi kerinduan

Selangkah demi selangkah,
dunia maju nan ke depan,
namun jasadku bagai tiada berarah,
tanpa dirimu sebagai peneman

Si anak muda sering berbalah,
sehingga sampai ada yang tergadah,
hariku dulu penuh tawa,
namun kini hilang sudah

Berakit-rakit ke hulu,
berenang-renang ke tepian,
gurauan berkasih hampir selalu,
kian sunyi tak bertepian

Ombak pantai memukul-mukul,
air pasang hingga ke pagi,
hatiku meronta bagai dipukul,
kerna rinduku tak pernah berbagi

Pengakhir kata pegikat jiwa,
jiwa lara tepi perigi,
telah ku anggap kau teristimewa,
apakan daya telah pergi

memunggah barang ke atas lori,
beratnya sampai berkati-kati,
tinggal la daku seorang diri,
tidak berteman sunyi dan sepi.

-Freedom_Seeker-

cintaku padamu ya Allah



Allah....

Ingin sekali aku menulis nota cinta untuk-Mu,
Nota cinta yang sudah lama tidak kutuliskan untuk-Mu,
Bersama embun titisan air mata cinta pada-Mu.
Allah...

Ingin sekali aku mengarang nota cinta buat-Mu,
Nota cinta yang sudah lama tidak kukarang buat-Mu,
Bersama bunga perasaan rindu yang menggebu-gebu.
Allah...

Ingin sekali aku mengirim nota cinta pada-Mu,
Nota cinta yang sudah lama tidak dikirim pada-Mu,
Bersama wangian kesetiaan yang yakin dan padu.
Allah...

Jika ku tulis, ku karang lalu kirim padaMu,
Masihkah Kau sudi membacanya seperti dulu?
Suatu nota dari seorang aku,
Yang hina lagi jahil malah kaku,
Dalam menanggapi erti cinta sejati dariMu.
Allah...

Jika ku tulis, ku karang lalu kirim pada-Mu,
Sudikah Kau membalasnya buat diriku?
Sebuah nota pada seorang aku,
Yang curang tak bererti lagi buntu,
Dalam menanggapi erti kehambaan pada-Mu.
Allah...

Ingin sekali aku memberikan nota cinta untuk-Mu,
Tapi aku malah jadi tidak tahu,
Mahu bermula dari mana,
Mahu mengakhirkan bagaimana.
Allah...

Apakah masih pantas untuk mulutku yang hina ini,
Menyebut nama-Mu Yang Agung itu,
-Iluv u Islam-